Ketum MUI KH Anwar Iskandar Ajak Masyarakat Tahan Diri dan Tidak Terprovokasi Memecah Belah Persatuan
Jakarta – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar mengajak masyarakat menahan diri dan tidak terpancing informasi provokatif yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa. Ajakan Ulama Besar Indonesia ini menyikapi situasi nasional beberapa hari terakhir marak aksi unjuk…
Tokoh Agama Serukan Kedamaian, Ajak Masyarakat Hentikan Demo Anarkis dan Jaga Persatuan Bangsa
Jakarta – Sejumlah pihak menyerukan pesan-pesan agar menjaga kondusifitas dan kedamaian serta mengakhiri aksi-aksi unjuk rasa yang bersifat anarkis akibat provokasi pihak-pihak yang tidak bertanggunjawab. Wakil Presiden (Wapres) ke-13 RI KH. Ma’ruf Amin mengimbau semua pihak untuk tenang, jangan terprovokasi…
Waspadai Provokasi dan Demonstrasi Jelang Pilkada 2024
Oleh : Gavin Asadit )* Pilkada 2024 sebagai momen penting dalam demokrasi Indonesia, yang tidak hanya melibatkan proses pemilihan kepala daerah tetapi juga menghadapi berbagai tantangan yang dapat mempengaruhi keamanan dan ketertiban. Tingginya konstalasi politik menjelang Pilkada, penting untuk mewaspadai…
Waspada Provokasi Lanjutan Pasca Demo KNPB, Bersama Wujudkan Stabilitas Kamtibmas
Oleh: Abisai Wamang )* Masyarakat diimbau untuk tetap mewaspadai adanya provokasi lanjutan pasca aksi unjuk rasa atau demo Komite Nasional Papua Barat (KNPB), karena hanya dengan bersama-sama secara solid, maka keterwujudan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) akan terealisasi sepenuhnya….
Hindari Demonstrasi dan Provokasi, UU Cipta Kerja Bantu Realisasikan Indonesia Emas 2045
Oleh: Anindira Putri Maheswani )* Seluruh masyarakat hendaknya menghindari segala bentuk hasutan serta ajakan untuk bertindak tanpa berpikir panjang seperti demonstrasi dan provokasi yang justru dampaknya akan sangat merugikan banyak pihak. Terlebih, apabila melakukan aksi unjuk rasa tanpa mengetahui terlebih…
Aksi Demonstrasi Ganggu Kamtibmas, UU Cipta Kerja Terbukti Lindungi dan Berdayakan Buruh
Oleh : Anindira Putri Maheswani *) Keberadaan UU Cipta Kerja memberikan perlindungan dan pemberdayaan kepada para buruh. Untuk itu, masyarakat menolak keras demonstrasi atau unjuk rasa, khususnya terkait UU Cipta Kerja karena rawan ditunggangi kelompok kepentingan untuk membuat aksi anarkis. Demonstrasi menolak UU…
Waspada Demo Ditunggangi Provokator, UU Cipta Kerja Terbukti Lindungi Buruh
Oleh : Septian Dwi Ramadhan )* Elemen masyarakat diminta untuk selalu mewaspadai ajakan demonstrasi segelintir elemen buruh yang berdemonstrasi pada 3 Juli 2024 yang dipimpin oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal. Selain rawan ditunggangi provokator, tuntutan buruh yang salah…
Mengecam Provokasi KST Picu Demo Anarkis di Papua
Oleh : Ensy Fonataba*) Kelompok Separatis dan Teroris (KST) melakukan sejumlah provokasi yang kemudian memicu lahirnya anarkisme dalam salah satu aksi demonstrasi atau unjuk rasa di Papua. Lantaran adanya provokasi tersebut, juga membuat situasi di lokasi kejadian menjadi sangat tidak…
Tolak Demo Anarkis Ganggu Kondusivitas Sidang Sengketa Pemilu di MK
Oleh : Habib munawarman )* Masyarakat harus mampu membentengi diri dengan tidak mudah menerima ajakan dalam bentuk apapun dan bahkan bisa menolak keras adanya ajakan untuk melangsungkan aksi demonstrasi yang hanya akan berpotensi mendatangkan anarkisme serta semakin mengganggu berjalannya kondusivitas…
Tolak Demonstrasi Saatnya Masyarakat Jaga Stabilitas Keamanan Pasca Pemilu
Oleh : Ariska P *) Pemilu merupakan momen penting dalam kehidupan demokrasi sebuah negara. Namun, sesudah pemilihan umum, seringkali muncul ketegangan politik yang dapat mengancam stabilitas keamanan. Salah satu bentuk ketegangan yang sering muncul di publik adalah demonstrasi massal. Kendati…





